Rabu, 19 Desember 2012

Jangan Masukkan 6 Barang Ini Dalam Dompet

Mengantongi dompet terlalu tebal menyebabkan duduk pun tak nyaman. Bahkan ketika mengeluarkannya pun susah, sehingga membuat kikuk.

Lebih dari itu, ada baiknya perhatikan barang-barang yang masuk ke dalam dompet. Cobalah tidak membawa 6 barang ini dalam tempat menyimpan uang itu.

1. Kartu jaminan sosial


Kartu jaminan sosial
Memang kartu seperti ini bukan ada di Indonesia. Tapi pesan yang ingin disampaikan adalah jangan biarkan kartu dengan nomor di atasnya mudah hilang, seperti menyimpannya di dompet. Kartu kredit atau ATM yang digunakan sebagai biaya operasional sehari-hari tidak termasuk di sini.

2. Kertas password


Passowrd Letter
Kertas yang memuat kata kunci akses atau password jangan sekali-kali disimpan dalam dompet. Tidak bermanfaat. Malah sangat berbahaya jika jatuh atau tergaruk copet. Apalagi menyimpan nomor sandi ATM. Kalaupun memang harus menyimpan kertas password, simpanlah dalam kotak aman di rumah.

3. Kunci cadangan

Kunci cadangan


Bayangkan ketika dompet hilang, di dalamnya ada KTP dan kunci cadangan. itu sama saja dengan mengundang pencuri untuk datang, karena semua kebutuhannya sudah disediakan. Dari alamat hingga jalan masuk. Simpan kunci cadangan di tempat aman yang hanya diketahui sendiri.

4. Kertas cek
Kertas Cek
Apalagi yang disimpan adalah lembar cek kosong. Sungguh memudahkan para pencuri yang menemukannya untuk langsung mencairkan dana dari tabungan. Bawalah kertas cek jika memang sangat membutuhkannya. Itu pun cek yang sudah ditulis dengan angka pasti, sesuai kebutuhan. Di luar itu, sebaiknya simpan di rumah.

5. Passport

Passport
Jangan hanya berpikir bahwa passport hilang tinggal buat lagi. Pencuri bisa lebih pintar, karena yang dibutuhkan bukan buku passportnya, melainkan identitas di dalamnya. Biarkanlah yang tersimpan di dompat hanya SIM saja.

6. Beragam kartu kredit

Credit Card
Membawa banyak kartu kredit dalam dompet tidak memberikan kelebihan apapun, kecuali sekadar hiasan. Bayangkan jika hilang dan harus melakukan konfirmasi kepada bank yang banyak - sesuai jumlah kartu - jelas betapa repotnya. Jangan-jangan malah memberikan waktu kepada pencuri untuk menggunakannya.

Forum.inilah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar