Kamis, 25 Februari 2016

Review Basic K3 Digital Player & Basic IE70 HD In Ear Monitor

Basic K3 adalah Digital Audio Player dengan ukuran sangat kecil dan berbentuk kubus. Sepintas mirip dengan Digital Audio Player Kube namun dengan penambahan layar. Bagaimana peforma Basic K3 ini ? 

Basic K3 dipersenjatai dengan IEM Basic IE-70 HD 
Mengusung tema ultraportable audio player Basic K3 memiliki dimensi yang 2.5 x 2.5 x 2.5 cm ini tampil cukup menarik. Penambahan layar OLED menambah kesan Hifi player dari Basic K3.Hadir dengan 4 pilihan warna : hitam, putih , merah dan biru. Menurut saya pribadi yang paling bagus ada warna hitam, terlihat lebih solid, elegan dan mewah. Sedangkan untuk warna lainya saya pribadi kurang sreg dikarenakan kelihatan seperti player abal - abal ( dalam pemilihan tone warna ) . Kube player masih lebih unggul dalam penyajian warna dibandingkan dengan Basic K3.

Pilihan Basic K3 
Packaging 

Packaging Basic K3 colorfull menimbulkan kesan fun 
Terbuat dari bahan Glossy yang menampilkan informasi yang seadanya. Tidak ada spesifikasi detail yang ada didalam kemasan Basic K3 ini. Kotak kemasan Basic K3 ini cukup kecil , dan mudah untuk dibuka. Didalam kemasan terdapat 1 kotak tambahan berisi Basic IE-70HD , aksesoris dll. Player sendiri ditempatkan di sebuah busa yang cukup baik menahan goncangan sehingga lebih aman .

Paket Penjualan 

Setiap pembelian Basic K3 kita akan mendapatkan : 

  • Basic K3 Digital Audio Player
  • IEM Basic IE-70HD
  • 4 pasang silicon tips (S,M 2X,L)
  • Charger + Kepala Chargernya 
  • Shirt Clip
  • Pouch berbahan kulit sintetis ( sayang kualitas jahitanya kurang bagus)
  • Strap
Dengan harga 300 ribu rupiah, paket penjualan Basic K3 cukup memuaskan konsumenya. Basic IE-70 HD yang merupakan rebrand dari Phrodi POD 007 ( Jimbon ) memiliki sound quality yang sangat baik di kelas entry level. FYI Basic IE - 70 HD sendiri dilepas di pasaran dengan harga 125 ribu rupiah . Cukup worted bila melihat harga dan apa yang didapatkan dari paket penjualan Basic K3 .

Build Quality 

Player

Terbuat dari material plastic dengan kualitas yang cukup baik, masih dibawah sansa disk player tetapi jauh lebih baik dari player buatan cina dirange harga yang sama . Tombol bekerja cukup resposive, dan tidak keras saat ditekan. Untuk build quality Basic K3 tidak mengecewakan. 



Aksesoris 

Sayang untuk aksesoris seperti pounch yang jahitanya kurang bagus, bahan kulit sintetis yang tipis. Selain itu kabel charger dari Basic K3 ini kurang bagus dan terkesan ringkih, 

Fitur 

Fitur yang dihadirkan Basic K3 cukup baik sebagai multimedia player seperti fm radio, voice recording, text file reader, equalize ( sayang tidak bisa custom ) . Untuk FM radio sendiri UI yang dihadirkan sedikit rumit dan kurang baik dalam menangkap sinyal. 

Sound Quality 

Perlengkapan audisi : 

  • Basic IE-70 HD (bawaan Basic K3)
  • Phrodi POD 007 (sudah diburning 50 jam) 
  • Ultimate Ears UE 100 
  • Basic EB-12 (earbud)
  • Takstar HD 2000 (fullsize headphone)
  • Hippo Pipe Amp
  • Audio Technica AD 3000 (open headphone)
  • Skullcandy  Crusher 
  • M2M bawaan Hippo Pipe Amp
  • Memory Card Sandisk dan Vgen 16 & 4 gb
Lagu : 
  • Burgerkill - Atur Aku Flac 
  • Gethuk (Bossanova Jawa - The Best Of Bossanova Jawa)  WAV
  • Taylor Swift - Wildest Dream Flac
  • Depape -One Flac
  • Go Go Dolls - Irus M4A itunes
  • Taylor Swift -Shake it off Flac
Bass 

Karakter utama dari Basic K3 ini adalah warm dengan intensitas bass yang besar . Namun bukan bass yang boomy dan bleberan. Bass yang ditampilkan Basic K3 ini cukup rapi dan detail. Frekwensi respone di low bass sangat baik, apalgi bila menggunakan Cans yang sudah memiliki karakter basshead seperti Basic IE-70 HD. Bass sangat kuat , punchy dan detail. 

Untuk cans yang tidak memiliki karakter bass yang kuat seperti Basic EB-12 dan Ultimate Ear UE100 , Basic K3 ini mampu mendongkrak intensitas bass dari cans yang tidak kuat di sektor bass. 

Mid

Sektor vocal dan mid range cukup maju tetapi tidak nyemport atau peak. Terasa intim & Merdu saat Basic K3 ini di pair dengan Ultimate Ears UE 100 yang memang karakter Vocals Lovers. Mendengarkan lagu - lagu jazz dengan vocal wanita sangat asik di Basic K3 ini 

Treble 

Treble dari Basic K3 ini dipersentasikan secara baik, cring cring begitu terasa fun ditelinga. Tidak ada kata tajam pada Basic K3 ini . 

Detail 

Bergantung pada source file audio yang diputar . Bila file audio memiliki kualitas yang baik, makan detail yang didapatkan pada Basic K3 ini juga cukup baik bahkan untuk beberapa lagu dengan file audio flac 16 bit dapat merasakan microdetail dari lagu tersebut

Kesimpulan

Secara keseluruhan DAP Basic K3 ini cukup memuaskan, build quality,fitur dan sound quality nya cukup mewakili DAP HiFi entry level. Sayang kabel charger ( AUX to USB ) berkualitas sangat buruk ! sangat ringkih dan cepat rusak  







Senin, 07 Desember 2015

Review Singkat Logitech Ultimate Ear UE 100

Lini termurah dari UE Series , dengan range harga dibawah 200 ribu rupiah , UE 100 menjadi salah satu Earphone kere hore yang patut diperhitungkan 

Ultimate Ear UE 100 

Build Quality & Packaging

Build Quality dari UE 100 ini bisa termasuk buruk, Banyak sambungan plastik yang menonjol, membuat earphone ini terlihat murahan . Corak yang ada pun kurang menarik dan munurut saya lebih baik tampil tanpa corak . 

Kabel dari UE 100 ini cukup baik, dan mampu menutup kekecewaan terhadap buid quality di housing yang benar - benar tidak menarik. Kabel lentur dengan bahan yang kokoh ditambah jack berbentuk L memperbaikin penilaian terhadap build quality UE 100 ini

Paket penjualan dari UE 100 ini cukup irit , namun lebih baik dibanding paket penjualan Sennheiser dengan range harga 100 ribuan, Bungkus lebih kokoh dibanding bungkus sennheiser di range harga yang sama, Terdapat 3 tips dengan kualitas yang sangat baik , meskipun untuk warna - warna tertentu terlihat norak dan kurang rapi . Untuk Ear tips UE 100 ini sangatlah nyaman dipakai. Saya seakan - akan tidak sedang menggunakan IEM saat menggunakan UE 100 ini, 

Sound Quality 

Bass
Bass dari UE 100 termasuk pada katagori cukup , bagi anda yang masuk dalam katagori Basshead ( penyuka suara bass) pasti akan kecewa . Kuantitas bass dari UE 100 ini tidak banyak, dan untuk hentakan bass nya lembut tidak sekuat phrodi PO 007. Tidak ada yang spesial dari bass UE 100 

Mid 
Mid ( Vocal ) UE 100 ini cukup istimewa, jernih, maju dan detail. Menurut saya kekuatan utama dari UE 100 ini ada di sektor Mid nya. Jarang sekali IEM dengan range harga 100 ribuan mampu menyajikan kualitas vocal yang mumpuni. 

High
UE 100 memiliki treble yang lembut , tidak menusuk namun jelas dan detail. Untuk masuk ke katagori Bright masih sedikit kurang, namun bagi anda pencita sound bright masih dapat menikmati IEM UE 100 ini ( FYI: saya adalah penyuka sound dengan karakter Bright ) 

Detail
Bukan detail super yang dihadirkan di UE 100 ini, namun detail yang tersaji sudah sangat cukup untuk menikmati musik dari player anda. Untuk ukuran IEM dengan harga dibawah 300 ribu UE 100 ini memiliki detail yang cukup baik. Separasi antar instrumen cukup baik dan tidak ada sound yang bertumpuk

Sound Stage
Sound stage tidak terlalu luas namun tidak terlalu sempit juga, Sensasi nya seperti anda sedang berada di dekat panggung live musik akustik. 

Kesimpulan 

Dengan harga 100 ribuan anda mendapatkan IEM dengan karakter vocal lover dan kenyamanan yang setara dengan shure SE 215. Namun kekurangan disektor Bass membuat UE 100 ini tidak cocok bagi anda yang menyukai sound signature dark ( Basshead) 














Jumat, 02 Oktober 2015

[ Review ] Skullcandy Crusher

Skullcandy Crusher 
Pertanyaan yang paling banyak ditanyakan tentang headphone Skullcandy Crusher ini adalah "Apakah pantas headphone ini dihargai mahal ? " Harga retail dari headphone ini sekitar 1.6 juta rupiah. Saya mencoba untuk memberikan sedikit jawaban tentang pantas atau tidak headphone skullcandy crusher ini dihargai mahal dari sisi build quality,sound quality dan fitur.

Spesifikasi




Packing 


Packing Skullcandy Crusher
Packing Skullcandy Crusher tergolong "sederhana" untuk kelas headphone dengan harga 1.6 juta, Kotak packing kecil, lebih kecil dari kotak packing Takstar HD 2000 yang berada di rentang harga 400ribuan.

Paket penjualan Skullcandy Crusher juga termasuk "sederhana" untuk rentan harga 1.6 juta rupiah. Anda mendapatkan 1 pounch dengan material yang cukup halus , satu buah headphone cable dengan microphone, satu buah batre yang digunakan untuk daya amplifier internal ( note: menurut saya amplifier internal di skullcandy crusher ini bukan lah amplifier asli, namun lebih ke vibrator :p ) .

Bila melihat harganya yang diatas 1 juta rupiah, paket penjualan skullcandy crusher ini terasa kurang gregret. Tanpa ada tambahan headphone cable ( biasanya di headphone dengan fitur detachable cable disertai dengan headphone cable tambahan ) , Jack 1/8 inc converter , OMTP converter membuat skullcandy crusher kurang pantas dihargai 1.6 juta bila melihat paket penjualanya.

Paket penjualan Skullcandy Crusher 
Build Quality


Skullcandy Crusher memiliki build quality yang baik
Build quality dari headphone nya cukup baik, dan memang menggambarkan bahwa skullcandy crusher berada di harga 1 jutaan. Headphone memiliki body yang kokoh meskipun material nya plastik. Bobotnya sedikit lebih berat dari headphone kebanyakan bahkan bila saya bandingkan dengan Audio Technica AD 300 yang materalnya adalah metal, skullcandy crusher masih lebih berat.

Earpadnya cukup tebal dan lembut , nyaman untuk digunakan. Isolasi suaranya juga sangat baik. Bila dibandingkan dengan earpad Takstar HD 2000, skullcandy crusher sedikit lebih unggul . Penjepit kepala skullcandy crusher baik, Menjepit pas tidak terlalu kencang namun tidak kendor benar pas mengikuti bentuk kepala. Mungkin untuk anda yang memiliki kepala kecil akan sangat nyaman menggunakan skullcandy crusher ini, namun saya sedikit ragu bila skullcandy crusher ini digunakan di orang dengan diamater kepala besar.

Build quality Skullcandy Crusher 

Headphone cable skullcandy ini cukup baik, tapi tidak terkesan mewah ( mungkin yang saya miliki saat ini adalah seri standar berwarna hitam, ada seri spesial Camo Color yang memiliki bentuk headphone cable yang berbeda ) . Fungsi microphone bekerja dengan baik, memudahkan kita saat menerima panggilan telepon melalui smartphone.

Perbandingan Skullcandy Crusher dengan Takstar HD 2000
Sound Quality 


Konstrusi Akustik dari Skullcandy Crusher
Bass 


Bass adalah sektor yang paling ditonjolkan pada "iklan" skullcandy crusher, benarkah bass yang dihasilkan sangat special ? Pertama saya akan menggunakan amplifier internal yang ada di skullcandy crusher.

Bass Equalizer Skullcandy Crusher
Saya mencoba dengan settingan paling rendah, Bass cukup boomy namun sedikit kurang rapi. Hentakan cukup berasa namun sekali lagi sedikit kurang rapi, Bila dibandingkan dengan Takstar HD 2000 , bass skullcandy crusher ini lebih banyak porsi nya namun penyajian lebih rapi di Takstar HD 2000.

Saya mulai meningkatkan bass ke tengah dengan espektasi mendapatkan bass yang lebih baik . Ternyata skullcandy crusher pada level bass medium ini jauh dari espektasi saya :( Bass boomy tidak karuan, dan muncul getaran pada earpad, Inikah yang disebut "Bass You Can Feel " ? Jujur ini bukan amplifier internal namun vibrator internal :( benar - benar tidak ada peningkatan dari sisi sound quality saat amplifier internal dinaikan levelnya. Begitu juga saat saya meningkatkan bass equalizer di level paling tinggi. Getaran semakin kuat ( ini headphone atau vibrator :p ) sangat tidak nyaman bila anda memang sudah terbiasa menggunakan headphone dengan sound quality yang baik.

Rekomendasi saya , tidak usah menggunakan amplifier internal karena tidak meningkatkan sound qualty dari skullcandy crusher ini. Lebih baik menggunakan amplifier external macam hippo pipe, fiio E6 yang jauh memberikan peningkatan sound quality dari skullcandy crusher ini.

Mid (Vocal)

Meskipun dirancang sebagai headphone basshead, dan penyajian bass yang kurang berkualitas, namun penyajian mid range dari skullcandy ini cukup bagus. Lucu memang headphone dengan tag line bass you can feel justru memiliki mid range yang bagus. Vocal terasa cukup pas dan basah, terutama bila anda mendengarkan rekaman lama macam Michael Jackson, persentasi vocal sangat baik dan musikal. Untuk sisi vocal skullcandy crusher ini masih lebih baik dari Takstar HD 2000 yang cenderung lebih kurus disisi mid range nya.

Treble

Trebel yang hasilkan skullcandy biasa saja, tidak spesial tapi tidak dalam katagori buruk. Pas,cukup dan masih bisa enjoy ditelinga. Bagi saya yang lebih menyukai karakter bright ( treble ) , trebel di skullcandy crusher ini masih cukup enak untuk mendengarkan musik. Bila dibandikan dengan Takstar HD 2000, treble di skullcandy crusher ini lebih powerfull namun tidak serapi dan sedetail di Takstar HD 2000.

Separasi

Sepersi antar instrumen tidak buruk namun tidak spesial. Tidak ada suara instrumen yang bertumpuk,namun jika dibandingkan dengan Takstar HD 2000, separasi skullcandy crusher masih dibawah.

Kesimpulan

Bila anda memiliki budget 1.6 juta dan ingin mengupgrade headphone anda, skullcandy crusher bukan pilihan yang tepat. Skullcandy crusher ini masuk dalam katagori overprice. Nothing special untuk ukuran headphone 1.6 juta. Secara sound quality Sennheiser HD 202 , Takstar HD 2000 yang berada dikisaran harga 400ribuan masih jauh lebih baik dibanding Skullcandy Crusher ini.

Pros:

  • Detachable cable
  • Microphone
  • Build quality yang bagus dan fashionable
  • Mid range special
Cons
  • Overprice masih banyak headphone lebih murah yang kualitas dan fitur nya diatas headphone skullcandy crusher ini.
  • Bass tidak seperti yang di gembar gemborkan
  • Amplifier internal yang tidak berguna ( fake ampifier ? Maybe )
  • Kurang detail dalam penyajian suara.






Rabu, 30 September 2015

[ BlackBerry Priv ] Inilah Android Pertama Besutan Blackberry

Blackberry Priv
Android pertama besutan RIM Blackberry : Blackberry Priv


Untuk pertama kalinya BlackBerry merilis foto resmi dari smartphone berbasis Android besutan mereka, yakni BlackBerry Priv.

Tak ada informasi baru yang muncul bersama perilisan foto BlackBerry Priv ini. Namun, diharapkan BlackBerry akan mengungkap secara detail informasi mengenai smartphone ini dalam beberapa pekan ke depan, terutama informasi mengenai harga dan jadwal ketersediaannya.





Sejauh ini, rumor yang beredar menyatakan BlackBerry Priv bakal hadir dengan layar Super AMOLED berukuran 5,4 inci beresolusi Quad-HD 1440p yang dilindungi oleh Gorilla Glass 4.

Smartphone yang akan mengusung fitur keyboard fisik khas BlackBerry berdesain slider ini akan mengandalkan chipset Snapdragon 808 hexa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A53 berkecepatan 1,5GHz dan dual-core ARM Cortex-A57 berkecepatan 1,8GHz, RAM 3GB, GPU Adreno 418, serta berjalan menggunakan sistem operasi Android 5.0 Lollipop.

BlackBerry Priv juga akan dilengkapi kamera belakang 18 megapiksel dengan sensor BSI (BackSide Illuminated) dengan aperture f/2.0 yang dibekali dengan kemampuan phase-detection, autofocus, dan OIS (Optical Image Stabilization), serta dual LED flash. Sedangkan kamera depannya memiliki sensor berkekuatan 5 megapiksel. - See more at: http://teknologi.inilah.com/read/detail/2241273/blackberry-rilis-foto-resmi-blackberry-priv#sthash.bZzl5oIe.dpuf
Untuk pertama kalinya BlackBerry merilis foto resmi dari smartphone berbasis Android besutan mereka, yakni BlackBerry Priv.

Tak ada informasi baru yang muncul bersama perilisan foto BlackBerry Priv ini. Namun, diharapkan BlackBerry akan mengungkap secara detail informasi mengenai smartphone ini dalam beberapa pekan ke depan, terutama informasi mengenai harga dan jadwal ketersediaannya.





Sejauh ini, rumor yang beredar menyatakan BlackBerry Priv bakal hadir dengan layar Super AMOLED berukuran 5,4 inci beresolusi Quad-HD 1440p yang dilindungi oleh Gorilla Glass 4.

Smartphone yang akan mengusung fitur keyboard fisik khas BlackBerry berdesain slider ini akan mengandalkan chipset Snapdragon 808 hexa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A53 berkecepatan 1,5GHz dan dual-core ARM Cortex-A57 berkecepatan 1,8GHz, RAM 3GB, GPU Adreno 418, serta berjalan menggunakan sistem operasi Android 5.0 Lollipop.

BlackBerry Priv juga akan dilengkapi kamera belakang 18 megapiksel dengan sensor BSI (BackSide Illuminated) dengan aperture f/2.0 yang dibekali dengan kemampuan phase-detection, autofocus, dan OIS (Optical Image Stabilization), serta dual LED flash. Sedangkan kamera depannya memiliki sensor berkekuatan 5 megapiksel. - See more at: http://teknologi.inilah.com/read/detail/2241273/blackberry-rilis-foto-resmi-blackberry-priv#sthash.bZzl5oIe.dpuf

Akhirnya salah satu brand yang pernah merajai pasar smartphone di medio 2010 , RIM Blackberry mengumumkan produk mereka dengan menggunakan OS ( Operating Sytem ) Android.  Blackberry Priv

 

 

Mengutip GSM Arena , kemungkinan besar Blackberry Priv akan diluncurkan di akhir tahun 2015 ini. Mengusung OS Android 5.1.1 Blackberry Priv dibekali prosesor Qualcomm MSM8992 Snapdragon 808 dengan CPU berkekuatan Dual-core 1.8 GHz Cortex-A57 & quad-core 1.44 GHz Cortex-A53. Memory 3 Gb menambah gahar peforma dari Android pertama brand asal Kanada ini. Untuk urusan storage, Blackberry Priv cukup loyal dengan memberikan Internal Storage 32 GB ditambah slot micro SD yang dapat di upgrade hingga 128 GB.

Blackberry Priv memiliki kamera belakang 18 MP dan kamera depan dengan 5 MP, Display Quad HD dengan resolusi 1440 x 2560 pixels (~544 ppi pixel density) disematkan didalam layar dengan ukuran 5.4 Inci. Untuk urusan konektivitas , Blackberry Priv telah mendukung jaringan LTE (4G) . 

Blackberry Priv