Jumat, 02 Oktober 2015

[ Review ] Skullcandy Crusher

Skullcandy Crusher 
Pertanyaan yang paling banyak ditanyakan tentang headphone Skullcandy Crusher ini adalah "Apakah pantas headphone ini dihargai mahal ? " Harga retail dari headphone ini sekitar 1.6 juta rupiah. Saya mencoba untuk memberikan sedikit jawaban tentang pantas atau tidak headphone skullcandy crusher ini dihargai mahal dari sisi build quality,sound quality dan fitur.

Spesifikasi




Packing 


Packing Skullcandy Crusher
Packing Skullcandy Crusher tergolong "sederhana" untuk kelas headphone dengan harga 1.6 juta, Kotak packing kecil, lebih kecil dari kotak packing Takstar HD 2000 yang berada di rentang harga 400ribuan.

Paket penjualan Skullcandy Crusher juga termasuk "sederhana" untuk rentan harga 1.6 juta rupiah. Anda mendapatkan 1 pounch dengan material yang cukup halus , satu buah headphone cable dengan microphone, satu buah batre yang digunakan untuk daya amplifier internal ( note: menurut saya amplifier internal di skullcandy crusher ini bukan lah amplifier asli, namun lebih ke vibrator :p ) .

Bila melihat harganya yang diatas 1 juta rupiah, paket penjualan skullcandy crusher ini terasa kurang gregret. Tanpa ada tambahan headphone cable ( biasanya di headphone dengan fitur detachable cable disertai dengan headphone cable tambahan ) , Jack 1/8 inc converter , OMTP converter membuat skullcandy crusher kurang pantas dihargai 1.6 juta bila melihat paket penjualanya.

Paket penjualan Skullcandy Crusher 
Build Quality


Skullcandy Crusher memiliki build quality yang baik
Build quality dari headphone nya cukup baik, dan memang menggambarkan bahwa skullcandy crusher berada di harga 1 jutaan. Headphone memiliki body yang kokoh meskipun material nya plastik. Bobotnya sedikit lebih berat dari headphone kebanyakan bahkan bila saya bandingkan dengan Audio Technica AD 300 yang materalnya adalah metal, skullcandy crusher masih lebih berat.

Earpadnya cukup tebal dan lembut , nyaman untuk digunakan. Isolasi suaranya juga sangat baik. Bila dibandingkan dengan earpad Takstar HD 2000, skullcandy crusher sedikit lebih unggul . Penjepit kepala skullcandy crusher baik, Menjepit pas tidak terlalu kencang namun tidak kendor benar pas mengikuti bentuk kepala. Mungkin untuk anda yang memiliki kepala kecil akan sangat nyaman menggunakan skullcandy crusher ini, namun saya sedikit ragu bila skullcandy crusher ini digunakan di orang dengan diamater kepala besar.

Build quality Skullcandy Crusher 

Headphone cable skullcandy ini cukup baik, tapi tidak terkesan mewah ( mungkin yang saya miliki saat ini adalah seri standar berwarna hitam, ada seri spesial Camo Color yang memiliki bentuk headphone cable yang berbeda ) . Fungsi microphone bekerja dengan baik, memudahkan kita saat menerima panggilan telepon melalui smartphone.

Perbandingan Skullcandy Crusher dengan Takstar HD 2000
Sound Quality 


Konstrusi Akustik dari Skullcandy Crusher
Bass 


Bass adalah sektor yang paling ditonjolkan pada "iklan" skullcandy crusher, benarkah bass yang dihasilkan sangat special ? Pertama saya akan menggunakan amplifier internal yang ada di skullcandy crusher.

Bass Equalizer Skullcandy Crusher
Saya mencoba dengan settingan paling rendah, Bass cukup boomy namun sedikit kurang rapi. Hentakan cukup berasa namun sekali lagi sedikit kurang rapi, Bila dibandingkan dengan Takstar HD 2000 , bass skullcandy crusher ini lebih banyak porsi nya namun penyajian lebih rapi di Takstar HD 2000.

Saya mulai meningkatkan bass ke tengah dengan espektasi mendapatkan bass yang lebih baik . Ternyata skullcandy crusher pada level bass medium ini jauh dari espektasi saya :( Bass boomy tidak karuan, dan muncul getaran pada earpad, Inikah yang disebut "Bass You Can Feel " ? Jujur ini bukan amplifier internal namun vibrator internal :( benar - benar tidak ada peningkatan dari sisi sound quality saat amplifier internal dinaikan levelnya. Begitu juga saat saya meningkatkan bass equalizer di level paling tinggi. Getaran semakin kuat ( ini headphone atau vibrator :p ) sangat tidak nyaman bila anda memang sudah terbiasa menggunakan headphone dengan sound quality yang baik.

Rekomendasi saya , tidak usah menggunakan amplifier internal karena tidak meningkatkan sound qualty dari skullcandy crusher ini. Lebih baik menggunakan amplifier external macam hippo pipe, fiio E6 yang jauh memberikan peningkatan sound quality dari skullcandy crusher ini.

Mid (Vocal)

Meskipun dirancang sebagai headphone basshead, dan penyajian bass yang kurang berkualitas, namun penyajian mid range dari skullcandy ini cukup bagus. Lucu memang headphone dengan tag line bass you can feel justru memiliki mid range yang bagus. Vocal terasa cukup pas dan basah, terutama bila anda mendengarkan rekaman lama macam Michael Jackson, persentasi vocal sangat baik dan musikal. Untuk sisi vocal skullcandy crusher ini masih lebih baik dari Takstar HD 2000 yang cenderung lebih kurus disisi mid range nya.

Treble

Trebel yang hasilkan skullcandy biasa saja, tidak spesial tapi tidak dalam katagori buruk. Pas,cukup dan masih bisa enjoy ditelinga. Bagi saya yang lebih menyukai karakter bright ( treble ) , trebel di skullcandy crusher ini masih cukup enak untuk mendengarkan musik. Bila dibandikan dengan Takstar HD 2000, treble di skullcandy crusher ini lebih powerfull namun tidak serapi dan sedetail di Takstar HD 2000.

Separasi

Sepersi antar instrumen tidak buruk namun tidak spesial. Tidak ada suara instrumen yang bertumpuk,namun jika dibandingkan dengan Takstar HD 2000, separasi skullcandy crusher masih dibawah.

Kesimpulan

Bila anda memiliki budget 1.6 juta dan ingin mengupgrade headphone anda, skullcandy crusher bukan pilihan yang tepat. Skullcandy crusher ini masuk dalam katagori overprice. Nothing special untuk ukuran headphone 1.6 juta. Secara sound quality Sennheiser HD 202 , Takstar HD 2000 yang berada dikisaran harga 400ribuan masih jauh lebih baik dibanding Skullcandy Crusher ini.

Pros:

  • Detachable cable
  • Microphone
  • Build quality yang bagus dan fashionable
  • Mid range special
Cons
  • Overprice masih banyak headphone lebih murah yang kualitas dan fitur nya diatas headphone skullcandy crusher ini.
  • Bass tidak seperti yang di gembar gemborkan
  • Amplifier internal yang tidak berguna ( fake ampifier ? Maybe )
  • Kurang detail dalam penyajian suara.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar