Senin, 15 April 2013

Sejarah Lengkap Tragedi Hillsborough Part 1


Hillsborough #JFT96
Tragedi Hillsborough yang tercatat pada 15 April 1989 silam akan selalu menjadi sejarah paling kelam dalam sepakbola Inggris. Khususnya untuk keluarga yang ditinggalkan dari supporter Liverpool, tanggal itu akan terus terpatri pada kepala mereka tentang insiden berdarah tersebut.

Seperti yang diketahui, 96 fans The Reds meninggal dunia setelah berjejalan dan terinjak-injak akibat kerusuhan di dalam Stadion Hillsborough, markas Shelfield Wednesday saat meyaksikan laga klub kesayangannya melawan Nottingham Forest di babak semifinal Piala FA 1989 silam.

Tak hanya itu, dilaporkan sebanyak 730 orang terluka di dalam stadion dan 36 terluka di luar stadion akibat ketidaksiapan panitia penyelenggara menghadapi ribuan pendukung kedua tim yang belum mempunyai tiket.
Seperti yang diketahui, tiket pertandingan di Hillsborough biasanya tidak terjual habis, Namun pada hari itu, nama besar Liverpool yang menjadi alasan tiket terjual habis. Buruknya lagi panitia tidak memperhitungkan jumlah fans Liverpool yang datang dengan tempat di mana supporter Liverpool kelak ditempatkan.

Kacaunya pihak penyelenggara terlihat jelas saat itu, panitia memilih tempat untuk para fans The Reds di dalam Stadion, bernama The Lapping End yang hanya mencakup 14.000 ribu tribun berdiri untuk orang. Sedangkan untuk fans Nottingham Forrest mereka ditempatkan di tempatkan di tribun Spion Kop End yang memuat sekitar 21.000 orang untuk menampung supporter.

Logikanya, tribun Spion Kop End diharuskan untuk fans The Reds yang berjumlah amat banyak dibanding fans The Forres yang sangat sedikit. akan tetapi, polisi tampaknya lebih memilih " mengamakan " suporter Nottingham dibanding Liverpool.
lanjutan:
Sejarah Lengkap Tragedi Hillsborough Part 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar