Sabtu, 19 Januari 2013

Tata Ruang Jakarta 80 % Berubah

Jakarta - Bencana banjir di
Jakarta merupakan persoalan biasa yang
kerap terjadi di Ibukota, bukan lagi hal
aneh. Pasalnya, kota metropolitan Jakarta
ini dilanda banjir karena tata ruang kota
yang mengalami perubahan secara
drastis.
"Tata ruang Jakarta sudah berubah total
sekitar 80 persen, seharusnya banyak daerah
resapan air tapi sekarang malah penuh
dengan bangunan," kata pengamat Tata Kota
Universitas Trisakti, Nirwono Joga di Cikini,
Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2013).
Selain itu, kata Joga, kalau ingin belajar tata
ruang itu yakni mempelajari tata ruang di
Jabodetabek dari hulu ke hilir. "Ini padahal
banyak resapan air yang pemberian izin
pembangunan," terangnya.
Kemudian penyebab lainnya, lanjut Joga,
sistem drainase di Jakarta ini sangat buruk
sekali. Ia menjelaskan bahwa kawasan
Thamrin yang tergenang banjir beberapa hari
lalu, padahal itu konteks hujan di Jakarta tidaklah lebat.

"Tapi kenapa kawasan itu
banjir," singkat dia.
Di samping itu, penyebab terjadinya banjir ini hal utamanya yakni masyarakat belum memiliki kesadaran. Seharusnya, masyarakat memiliki kesadaran agar menjaga
lingkungannya tetap bersih dari sampah maupun lainnya.

Sedangkan Mantan Kabid Strategi
Pengembangan Rencana Kota Dinas Tata Kota DKI, Muhammad Fauzal mengatakan hal senada bahwa persoalan banjir di Jakarta itu memang ada tiga, diantaranya naiknya air laut, kiriman air yang begitu tinggi dan hujan lokal yang intensitasnya juga cukup tinggi.

"Maka dari itu, Indonesia harus bisa
membuat daerah resapan air seperti waduk Jatiluhur produk Belanda," tandasnya.
Tata Ruang Jakarta Berubah 80 Persen - INILAH.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar