Minggu, 13 Januari 2013

Penyebab Menurunnya Aktivitas Seksual

Sex tips
Sejak pasca melahirkan hingga tidak adanya waktu bisa menjadi masalah sendiri dalam aktivitas ranjang Anda bersama dengan pasangan. Lebih jauh ini pun menjadi pemicu tidak harmonisnya dalam berumah tangga.

Kenali dulu masalah yang Anda alami hingga aktivitas seksual tak lagi mendapat tempat dan kemudian temukan solusinya.

Pasca melahirkan

Hadirnya anak, apalagi tidak hanya satu, terkadang jadi alasan mengapa aktivitas seks bersama pasangan sudah tidak sepanas dulu ketika masih berdua. Semua waktu dan tenaga sepertinya habis dicurahkan untuk anak, belum lagi seabreknya pekerjaan rumah.

Bagaimana membangkitkan gairah bercinta lagi?

Keinginan bercinta yang terpenting jangan pernah hilang dari pikiran. Rencanakan tanggal, ciptakan suasana romantis untuk pasangan- mungkin membawakan istri hadiah atau beberapa bunga cantik. Mengatur adegan dan merapikan diri. Untuk ayah, mencoba untuk kembali berpikir tentang seks setiap 20 menit.

Setelah serangan jantung

Nyatanya seks baik untuk jantung Anda. Penyakit jantung tidak selalu berarti Anda harus berhenti berhubungan seks sama sekali, kecuali itu sangat parah.

Bahkan dalam banyak kasus penyakit jantung,aktivitas seksual dapat bermanfaat, karena seks bisa menjadi setara dengan olahraga ringan guna meningkatan denyut jantung, tekanan darah dan konsumsi oksigen.

Sebuah studi telah menunjukkan bahwa kurang dari satu persen dari semua kematian akibat jantung koroner terjadi selama atau setelah hubungan seksual. Dokter percaya bahwa manfaat terapi seks lebih besar dari resikonya.

Ketidakcukupan waktu

Langkah pertama adalah bicaralah dengan pasangan untuk mendapatkan kesepakatan perlu adanya perubahan jadwal kegiatan lainnya dan mulai memasukkan sesi bercinta dalam agenda kegiatan.

Buatlah semacam kontrak: pasangan Anda harus pulang lebih awal satu malam sehingga Anda semua dapat memiliki malam sebagai sebuah keluarga, bahkan jika itu hanya makan malam.

Perlahan-lahan selipkan jadwal bercinta dan ini pun bisa menjadi hidangan penutup yang melezatkan.

Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi bisa menjadi tanda tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan menyumbat arteri Anda, semua yang diperlukan adalah pengobatan. Frekuensi ereksi bukanlah satu-satunya hal yang berubah dengan bertambahnya usia.

Penis secara bertahap berhenti menjadi keras seperti itu ketika ia masih muda, dan hampir semua orang mengalami kesulitan mempertahankan ereksi setelah mereka berada di usia 50-an.

Berkurangnya gairah seks

Mustahil memang, tingkat gairah seks selalu sama seperti kita baru awal-awal menikah. Seiring dengan bertambahnya usia keduanya, gairah seksual mulai berkurang.

Namun yang harus dicamkan yaitu bahwa sebuah hubungan yang dewasa memiliki kenikmatan tersendiri - kepuasan, kepercayaan, dan seks, bukannya menjadi hidangan utama, ini justru menjadi hidangan penutup.
Sekarang Anda bebas untuk membuat makanan penutup yang Anda suka, bahkan eksotis. Berikan beberapa pemikiran. Pikirkan variasi. Pikirkan skenario baru.
 Penyebab Menurunnya Aktivitas Seksual - INILAH.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar