Minggu, 20 Januari 2013

Pakai 'Behel', Gigi Gaya Berujung Petaka

Pakai 'Behel', Gigi Gaya Berujung Petaka

Tren kawat gigi atau behel sudah tidak asing lagi bagi kita. Benda yang satu ini dikenal sebagai alat perapi gigi yang modern.
Dilansir Oddity Central, kawat gigi menjadi tren karenaada alasannya. Sama halnya ketika orang menganggap gemukitu menarik karena menunjukkan kemakmuran. Begitu puladengan kawat gigi. Remaja di Asia menganggapnya sebagaitanda kekayaan, status, dan gaya.
Di Indonesia, penggunaan kawat gigi baru dimulai pada1980-an dan semakin popular pada awal 2000-an hinggasekarang. Artinya, mengenakan behel sudah menjadi tren disemua lapisan masayarakat. Baik usia tua, muda, bahkandi kalangan anak-anak.
Ironisnya, kini pemasangan kawat gigi tidak perlupersetujuan seorang profesional medis. Bagi, Anda yangingin pasang behel cukup mengunjungi salon kecantikanlokal. Atau Anda bisa membelinya dari kios-kios di pasarlokal atau secara online.
Kawat yang dijual itu beragam warnanya dan berdesainkhusus seperti Hello Kitty, Mickey Mouse, atau bunga.Untuk menggunakan kawat gigi palsu, Anda hanya menekankawat dengan ukuran yang diinginkan, masukkan ujung diantara dua geraham terakhir Anda.
Yang mengagetkan, kawat gigi palsu mempunyai sisi negatif.Memakai kawat gigi palsu dalam waktu lama bisamemunculkan risiko kesehatan serius.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia(PB PDGI) drg Zaura Rini Anggraeni, MDS menjelaskanpemasangan kawat gigi yang dilakukan tukang gigimenimbulkan beragam efek samping. Terlebih pada gigi yangbermasalah baik untuk efek samping ringan hingga berat.
Menurut drg Zuhra pemasangan kawat gigi yang tidak benarbukan hanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan padamulut dan gigi, melainkan juga dapat menyebabkan pasientertular penyakit mulai dari hepatitis hingga HIV/AIDS.
Nah, untuk lebih jauhnya kenali beberapa efek samping yangberbahaya akibat pemasangan kawat gigi, seperti dilansirEhow.
Penyakit menular seksual
Kawat logam yang dipasang pada gigi Anda seringberbenturan dan dapat menyebabkan luka kecil pada bibirdan bagian dalam pipi Anda. Nah, saat Anda terlibat dalamaktivitas seksual seperti seks oral atau bahkan berciuman,luka kecil di dalam mulut Anda akan menyediakan jalanmasuk untuk penyakit, termasuk hepatitis dan HIV, memasukialiran darah Anda.
Alergi
Kawat gigi logam mengandung berbagai logam, termasuknikel, tembaga dan kromium. Sekitar 30% pasienortodontik dari semua pasien ortodontik lainnya memilikialergi terhadap logam ini yang dapat menyebabkan rasasakit dan telinga tersumbat.
Karang gigi
Karena area di bawah dan di sekitar kurung logam dan kawatyang sulit untuk dibersihkan, sisa-sisa makanan bisaterjebak di daerah-daerah yang sulit dijangkau sikat gigi,yang mengarah ke penumpukan plek.
Hal ini mengakibatkan orang dengan kawat gigi logam dapat berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi dan penyakitgusi. Untuk menghindari masalah ini, Anda harusmenggunakan sikat khusus untuk membersihkan gigi Anda.


Pakai 'Behel', Gigi Gaya Berujung Petaka - INILAH.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar