Selasa, 07 Mei 2013

Tolak MRT Jalur Layang, Warga Jaksel Kembali Demo


Tolak MRT Jalur Layang, Warga Jaksel Kembali Demo
Warga Jakarta Selatan dari wilayah Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Panglima Polim, Sisingamangaraja, terus melakukan aksi penolakan terhadap rencana proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dengan sistem jalur layang (elevated).

Hari ini, ratusan warga kembali mengelar aksi unjuk rasa di Pasar Blok A, Fatmawati, Jakarta Selatan. Dari pantauan INILAH.COM, para pengunjuk rasa memperlihatkan secara simbol miniatur tiang MRT ukuran 3x3 meter dari kardus bertuliskan 'Ukuran Asli Tiang MRT' yang diletakkan di tengah jalan.

Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Fatmawati menuju Pasar Blok A, mengalami kemacetan di dua jalurnya. Menurut kordinator masyarakat peduli MRT, Alex bahwa miniatur ini sengaja digotong ke tengah jalan karena untuk memperlihatkan betapa sempitnya jalan tersebut.

"Kan nanti juga akan dibangun disini, jadi sengaja diletakkan," ujarnya di lokasi.

Menurut dia, belum ada sosialisasi kepada warga maupun pedagang terkait ukuran pembangunan proyek MRT tersebut. Pasalnya, nanti tiang MRT akan berdiri tegak dan kokoh selebar 21 meter ke kanan dan ke kiri.

"Nanti bagaimana kalau warga kaget tiba-tiba ada penggusuran, emang sudah ada sosialisasinya?," tandasnya.

Tolak MRT Jalur Layang, Warga Jaksel Kembali Demo - INILAH.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar