Kamis, 27 Oktober 2011

Rambut Gimbal Helm Simoncelli Mengundang Maut?



Simoncelli terjatuh saat GP Malaysia yang digelar di Sirkuit Sepang baru berjalan empat menit. Saat badannya terkapar di atas aspal, Collin Edwards dan Valentino Rossi, yang berada sangat dekat di belakangnya tak kuasa menghindar dan menabrak serta melindasnya.

Helmnya, sebagai piranti keselamatan yang paling vital, justru terlepas di saat kepalanya membutuhkan perlindungan. Tempurung helm yang terbuat dari bahan Karbon-Kevlar, jenis materi paling kuat saat ini, dengan tiga lapis perlindungan itu seharusnya bisa memberikan perlindungan yang mungkin bisa menyelamatkan Sic, julukannya.

Sejauh ini, pihak MotoGP maupun tim belum memberikan keterangan resmi seputar insiden tersebut. “Kami masih masih akan melakukan investigasi mendalam,” ujar Direktur Lomba Paul Butler, seperti dinukil dari MotoGP.com.

Namun beberapa pengamat memperkirakan bahwa rambut gimbal dan tebal yang dipelihara Simoncelli menjadi salah satu penyebabnya. Dilansir Daily Mail, demi rambutnya, Sic memilih menggunakan helm dengan ukuran satu nomor lebih besar.

“Masalahnya bukan pada helm Simoncelli, tetapi pada rambutnya. Rambut yang terlalu tebal akan membuat helm tidak pas, sehingga akan mudah bergeser,” ujar salah seorang teknisi helm bersertifikat.

Adanya ruang pergeseran akan memberikan ancang-ancang tarikan yang memberikan sentakan pada tali helm sehingga tali tersebut lebih rentan putus atau terlepas kaitannya.

Helm yang digunakan Simoncelli dibuat oleh pabrikan helm asal Italia AGV jenis GP Tech, helm dengan kualitas terbaik dibandingkan buatan AGV yang lain.

video

Tidak ada komentar:

Posting Komentar